mata yang mulai lelah
menatap selembar wajah yang tergenggam
bola hitam tetap tak bisa beralih
sayu memandang senyum manis itu
keceriaannya menghangatkan suasana hati
dia lelakiku
yang telah lama lari dariku
kuingin bersua
canda, tawa, dalam sepetak meja
pandangannya menyentuh batin nuraniku
sedangkan aku hanya tersipu malu
BUYAR!!!
itu hanya kisah dalam mimpi tidur sekilasku
kembali kupandang wajah kocaknya, hangat
membuatku tak bisa bermimpi malam ini
selalu terbayang, dia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar