Kamis, 28 Februari 2013

(Nemu) Puisi 4 Tahun Lalu *3*


dalam hening gelapku
yang hanya berteman cahaya bulan
nampak dirimu

di atas selembar kertas putih bersih
tercorak namamu

dalam kerapuhan batinku
yang telah kau bisukan
tersirat kalimatmu

pada hati yang tak ingin kepergianmu
yang selalu ingin berteman dirimu
yang ingin setiap detik bertemu

setiap fajar bangkit dari mimpinya
hembusan angin syahdu meniup sekujur ragaku
kapas bersih yang lepas dari persemayamannya
berterbangan menghampiri mimpiku semalam
membacanya, menerawangnya
hingga kapas itu terbang dalam tenangnya
membisikan seucap pesan untukmu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar